KEGIATAN UPGRADING HME FT-UB

UPGRADING HIMPUNAN MAHASISWA TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS BRAWIJAYA

6.3..ELEKTRO…TEKNIK!!!

ELEKTRO PEDULI DONGGALA & PALU

[ELEKTRO PEDULI DONGGALA & PALU]

Bangunan-bangunan runtuh akibat gempa di Donggala, Sulawesi Tengah. Kemudian, terjadi kenaikan permukaan air laut hingga mencapai 1,5 meter di Palu.
Warga masyarakat mengungsi ke daerah-daerah yang lebih aman seperti ke dataran yang lebih tinggi.
Masyarakat membutuhkan penanganan segera dari berbagai instansi terkait.

Ayo bantu DONASI untuk saudara-saudara kita di Donggala dan Palu, teman-teman bisa berikan pada :

Hari : Senin – Jumat
Tanggal : 1-5 Oktober 2018
Tempat : Lingkungan TE-UB

Akan ada penggalangan dana atau kotak amal yang keliling. Yuk, berdonasi dan bantu saudara2 kita di Donggala dan Palu. Semoga donasi yang kalian berikan bisa membantu banyak saudara2 kita di Donggala & Palu. Aamiin. Suwun ya rek

CP :
•Ardanny E’15 08115997015
•Rifaldy Yuhendri E’16 082233593025
•M. Bayu Bajra E’17 082226823734

6…3..ELEKTRO.TEKNIK!!!

KBME MENGINSPIRASI

[KBME MENGINSPIRASI]

Universitas Brawijaya kembali menorehkan prestasi, kali ini diraih Tim J-ROID (Android Jacket for Hypothermia) dari Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT-UB) berhasil menyabet prestasi di ajang kompetisi The 10th International Exhibition of Inventions (IEI) & The 3rd World Invention and Innovation Forum (WIIF) 2018 di kota Foshan, Tiongkok pada tanggal 13-15 September 2018. Tim tersebut berhasil membawa pulang medali emas dengan inovasinya di bidang teknologi kesehatan. Dan mahasiswa yang ikut mewakili Universitas Brawijaya di kompetisi tersebut adalah Firmansyah Putra Satria (FT 2015), Ahmad Fathan Halim (FT 2015), Bagas Priyo Hadi Wibowo (FT 2015), Annisa Istighfari Hernanda R. (FK 2015) dan Yurike Putri (FK 2015). Dibawah bimbingan dosen Eka Maulana, ST., MT., M.Eng.

Khusus bagi Bagas Priyo Hadi Wibowo yang berasal dari jurusan Teknik Elektro Universitas Brawijaya (TE-UB) ia menyampaikan rasa bangganya “Ya, senang sekali karena bisa ke negeri Tirai Bambu dan dapat mengharumkan nama Indonesia dan Universitas Brawijaya di kancah Internasional”. Mengenai inovasi yang ditawarkan ia dan tim-nya menjelaskan bahwa penelitian tersebut berdasarkan pada data Centers for Disease Control and Prevention (CDC) pada tahun 1999-2011 di Amerika Serikat. Yang menunjukkan bahwa terjadi sekitar 7.415 kematian yang disebabkan oleh heart relates illness dan 16.911 kematian lainnya akibat execrssive natural cold. Yaitu Kondisi yang berhubungan dengan adanya mekanis kontrol tubuh yang tidak dapat menyeimbangkan suhu tubuh terhadap perubahan lingkungan dan aktivitas sekitar. Dan untuk di Indonesia sendiri sering terjadi kasus tentang hipotermia dan hipertermia ini mengingat di lingkungan geografis tanah air ada terdapat beberapa daerah yang memiliki suhu dingin yang ekstrem tersebut.

Bagas juga menyampaikan waktu persiapan memakan waktu kurang lebih 2 bulan terhitung sejak bulan Juli 2018. Selama persiapan kendala yang dihadapi adalah kendala non teknis dari alat seperti dalam pencarian dana/sponsor dalam mengikuti. Bagas menyampaikan Harapannya untuk mengembangkan penelitian ini. “Harapan kedepannya semoga inovasi dari kami dapat dikembangkan lagi dan dapat diaplikasikan secara penuh untuk masyarakat, semoga hal kecil ini dapat menjadi motivasi mahasiswa lain khususnya mahasiswa TE-UB dalam berpretasi, serta jangan takut untuk mencoba.” ungkapnya.(LUT)

6.3..ELEKTRO…TEKNIK!!!

PUNCAK KEGIATAN ELEKTRO MENGABDI HME FT-UB

Kegiatan “ELEKTRO MENGABDI” akhirnya mencapai puncak acaranya kemarin pagi, Minggu, 1 April 2018. Berbagai pihak mulai dari Perwakilan Dinas Pendidikan, Perwakilan Jurusan Teknik Elektro FT-UB, Perwakilan Komite Sekolah, Perwakilan HME hingga Perwakilan Sekolah tampak menghadiri acara yang diselenggarakan secara sederhana ini dan secara bergantian menyampaikan pesan dan kesan terhadap kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman KBME.

.Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pembagian beasiswa kepada siswa-siswi berprestasi di sekolah tersebut. Para hadirin juga dihibur dengan penampilan tari tradisional yang disuguhkan oleh adik-adil SDN Jatisari. Dan secara resmi acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol ucapan syukur kita atas terselenggaranya acara ini, kemudian secara simbolis dilakukan penanaman pohon oleh perwakilan Jurusan dan Himpunan Mahasiswa FT-UB.

Seluruh pihak khususnya SDN Jatisari Tajinan mengucapkan banyak terimakasih kepada teman-teman KBME yang sudah membantu merenovasi sekolah mereka. Meskipun tak banyak yang telah dilakukan oleh KBME, namun hal tersebut sangat berarti bagi mereka.

 

Masih banyak sekolah di luar sana yang membutuhkan bantuan seperti ini. Oleh karena itu, semua pihak berharap agar kegiatan seperti ini akan terus diagendakan secara rutin, karena yang merasakan manfaatnya bukan hanya mereka yang dibantu melainkan kita semua yang dapat belajar tentang sebuah kepedulian terhadap lingkungan sekitar.


.
6.3..ELEKTRO…TEKNIK!!!

KBME MENGINSPIRASI

Masih ingat dengan Dheri yang pada tahun 2017 lalu menemukan inovasi pengobatan kanker payudara dengan buah ciplukan dan diberitakan oleh banyak media?

Lagi-lagi salah satu anggota KBME ini kembali menorehkan prestasinya. Kali ini ia mendapat penghargaan dari acara “Radar Malang Award 2018”. Ada 7 kategori Tokoh Inspirasi dan 13 kategori Brand business yang dilombakan. Awalnya, Dheri lolos seleksi untuk menentukan 3 besar dari 207 nominasi berita kategori kesehatan yg pernah dimuat di Radar Malang, dan kemudian ia terpilih menjadi juara utamanya dan mendapatkan predikat sebagai “Most Inspiring Figure in Health”.

Juara ditentukan dari penilaian berupa Inovasi, kebermanfaatan, dan pengaruh kepada masyarakat malang. Menurutnya, penghargaan ini juga tak lepas dari peran dosen pembimbingnya yaitu Prof. DR. Sutiman, S.Si., MS dan Ir. Nurussa’adah, MT.

Ia berharap semoga Alterkara dapat menjadi sumbangsih nyata dari Indonesia untuk Dunia yang lebih sehat. Dan tentunya dapat segera digunakan oleh seluruh kaum wanita tak terkecuali pria yang membutuhkan penanganan cepat terkait penyakit istimewa ini.

Hebat ya! Semoga dapat menginspirasi KBME untuk dapat berprestasi juga seperti Dheri.

6.3..ELEKTRO…TEKNIK!!!

ELEKTRO MENGABDI HME FT-UB

Terimakasih untuk para donatur, volunteer , serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan “ELEKTRO MENGABDI” yang berlangsung di SDN Jatisari Tajinan pada tanggal 26-29 maret 2018. Kegiatan yang diadakan ini merupakan salah satu rangkaian acara DIES NATALIS HME FT-UB ke 38.

Tak terasa sudah 4 hari teman-teman KBME menjadi bagian dari pengabdian kepada masyarakat khususnya keluarga SDN Jatisari, mulai dari mengajarkan berbagai ilmu baru kepada adik-adik yang dilakukan oleh kelembagaan FORSITEK, RISTIE, WORKSHOP dan EME, merenovasi dan mengecat bangunan sekolah, hingga memasang instalasi listrik.

Kegiatan ini akan secara resmi diakhiri dengan acara penutupan serta pemberian beasiswa kepada siswa berprestasi yang akan berlangsung pada hari Minggu, 1 April 2018. Jadi teman-teman KBME, jangan lupa hadir untuk melihat hasil kerja keras kita semua dan sekaligus berpamitan dengan keluarga SDN Jatisari ya!

6.3..ELEKTRO…TEKNIK!!!

SEMINAR dan TRAINING IoT WORKSHOP MIKROKONTROLER HME FT-UB

Telah berlangsung acara Seminar & Training IoT dengan tema “Real Time Applied Science with IoT” pada tanggal 24-25 Maret 2018 kemarin di ruang sidang mesin 1 FTUB. Acara yang merupakan serangkaian DIES NATALIS HME FTUB Ke-38 ini diadakan oleh teman-teman dari Divisi Mikrokontroler Workshop HME FTUB.

Terbagi menjadi 2 hari, acara di hari pertama dimulai dengan pembukaan dan sambutan yg disampaikan oleh perwakilan Jurusan TEUB, perwakilan HME, serta ketua pelaksana. Acara dilanjutkan dengan pengenalan tentang mikrokontroler dan peripheral lainnya setelah itu diadakan seminar dengan tema “IoT for Future Technology” yang disampaikan oleh bapak Eka Maulana S.T., M.Eng. Setelah seminar selesai, peserta mengikuti pelatihan software arduino dan database. Hari kedua secara penuh dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan aplikasi dan kemudian dilanjutkan dengan penutupan acara.

Terlihat antusiasme yang sangat tinggi dari 83 peserta yang dibagi menjadi 28 kelompok ini untuk mengikuti acara ini meskipun acara dimulai dari jam 8 pagi setiap harinya. Semoga acara serupa semakin sering digalakkan karena dengan saling berbagi ilmu kita akan terus mendapatkan ilmu baru pula.

6.3..ELEKTRO…TEKNIK!!!